Suasana haru dan penuh kepedulian mewarnai pelaksanaan tarawih pada malam ke-15 Ramadhan 1447 H di Masjid At-Taqwa Jatibening 1, Bekasi, Rabu malam (4/3/2026). Sekitar 300 hingga 500 jamaah yang hadir tidak hanya menunaikan ibadah, tetapi juga diajak meneguhkan solidaritas kepada rakyat Palestina melalui kegiatan yang difasilitasi oleh Laznas BMH.
Kehadiran tim BMH bersama seorang syaikh dari Palestina disambut hangat oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Ketua DKM, Zetrialdi Goechi, menyampaikan rasa bahagianya atas kunjungan tersebut dan mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat kepedulian kepada saudara-saudara yang tengah tertindas.
Dalam kesempatan itu, sang syaikh menyapa jamaah dan menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang terus mengalir dari umat Islam di Indonesia. Ia juga memanjatkan doa agar Allah melimpahkan keberkahan bagi jamaah Masjid At-Taqwa Jatibening serta memberikan pertolongan bagi masyarakat Palestina.
Momen paling menyentuh terjadi ketika acara hampir usai. Saat syaikh hendak meninggalkan lokasi, seorang jamaah yang sejak awal menunggu kesempatan itu maju dan langsung menunaikan donasi sebesar Rp50 juta. Tidak hanya itu, ia juga menyatakan komitmennya untuk membangun satu titik sumur bor bagi masyarakat Palestina, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bersih di wilayah tersebut.
Doa bersama kemudian dipanjatkan oleh syaikh, memohon agar setiap amal kebaikan yang dilakukan jamaah menjadi keberkahan dan penguat persaudaraan umat Islam di seluruh dunia.
Tim BMH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus DKM serta seluruh jamaah Masjid At-Taqwa Jatibening yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada Palestina.
“Melalui kegiatan ini, BMH terus mengajak umat untuk menumbuhkan cinta kepada sesama, terutama kepada saudara-saudara yang sedang mengalami penderitaan,” ungkap Koordinator BMH Bekasi, Ariyan.
Ramadhan menjadi momentum penting untuk menghadirkan solidaritas umat, agar kepedulian tidak berhenti pada doa, tetapi juga menjelma dalam aksi nyata yang memberi harapan bagi mereka yang membutuhkan.




Laznas BMH merespons krisis kemanusiaan di Palestina dengan menyalurkan ribuan paket makanan hangat bagi warga di Jalur Gaza Selatan. Aksi ini menjadi krusial karena warga harus bertahan hidup di tengah suhu musim dingin yang ekstrem dan keterbatasan pangan yang akut.
Dampak Nyata di Garis Depan Bencana