Baitul Maal Hidayatullah (BMH) merespons krisis kemanusiaan di Palestina dengan menyalurkan ribuan paket makanan hangat bagi warga di Jalur Gaza Selatan. Aksi ini menjadi krusial karena warga harus bertahan hidup di tengah suhu musim dingin yang ekstrem dan keterbatasan pangan yang akut.
Program penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara BMH dengan PT Indo Anata Development. Sinergi ini membuktikan bahwa sektor swasta memiliki peran besar dalam memperkuat jangkauan dana filantropi masyarakat Indonesia hingga ke mancanegara
Mazz Reza Pranata, pemilik PT Indo Anata Development, menegaskan bahwa komitmen ini adalah bentuk solidaritas yang tidak akan surut. Beliau memastikan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memberikan kehangatan fisik dan batin bagi saudara-saudara di Gaza.
Bantuan makanan hangat ini menyasar ribuan penerima manfaat yang tinggal di tenda-tenda pengungsian dan bangunan sisa reruntuhan. Kondisi geografis Gaza yang terbuka membuat suhu dingin menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak-anak dan lansia.
Direktur Utama BMH, Supendi, mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk terus konsisten memberikan dukungan. Menurutnya, bantuan ini adalah wujud nyata bahwa zakat dan infak masyarakat Indonesia mampu menembus batas negara untuk misi kemanusiaan.
Warga Gaza menyambut bantuan ini dengan penuh haru. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian rakyat Indonesia yang terus mengalir tanpa henti di tengah situasi yang semakin berat.








