Berbagi Kebaikan by Baitul Maal Hidayatullah - Pengungsi Banjir Luwu Utara Tetap Ingin Beribadah

Pengungsi melakukan ibadah di masjid darurat yang beratapkan terpal, jauh dari kata layak untuk digunakan oleh ribuan pengungsi disana.

Pengungsi Banjir Luwu Utara Tetap Ingin Beribadah

Lokasi Donasi Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan

Sampai dengan Telah selesai sejak 12 November 2020


0%
Selesai lagi

Bantu sebarkan program ini melalui sosial media

Pengungsi melakukan ibadah di masjid darurat yang beratapkan terpal, jauh dari kata layak untuk digunakan oleh ribuan pengungsi disana.

"Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga." (HR. Ibnu Majah, no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Pada hari senin (13/7), Banjir bandang terjang daerah Masamba di kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Hujan deras menyebabkan sungai meluap menenggelamkan rumah-rumah warga bahkan tertutup lumpur hingga setinggi dada orang dewasa.

Berdasarkan laporan Tim BMH yang berada di lokasi, terdapat 36 korban jiwa, 67 korban hilang, 51 korban luka-luka dan 10.178 jiwa terpaksa mengungsi perbukitan kelapa sawit.

Pengungsi mendirikan tenda-tenda di perbukitan kebun kelapa sawit dengan tenda yang terbatas, rata-rata 1 tenda dihuni oleh 4 sampai 6 KK, bahkan sampai di isi 8 KK. Di samping itu sanitasi air dan penerangan listrik yang sangat terbatas. Ditambah kondisi lingkungan yang atau medan yang becek karena hampir setiap hari turun hujan.

Di kamp pengungsian, masih banyak kekurangan dalam menunjang kebutuhan para pengungsi, salah satunya adalah masjid. Kamp pengungsian yang berada di perbukitan kelapa sawit ini memang tidak memiliki masjid, maka pengungsi memerlukan masjid darurat selama berada di pengungsian.

Selama ini, pengungsi melakukan ibadah di masjid darurat yang beratapkan terpal, jauh dari kata layak untuk digunakan oleh ribuan pengungsi disana.

Masjid darurat di kamp pengungsian yang lebih layak dan dapat menampung banyak pengungsi untuk beribadah. Selain itu, bantuan para sahabat juga digunakan untuk pemenuhan sarana penunjang, seperti: genset, karpet, sound system.

Jika masjid darurat ini sudah terbangun, artinya sahabat memberikan para pengungsi sarana ibadah shalat berjamaah, tempat kegiatan belajar mengaji bagi anak-anak, dan kegiatan baik lainnya.

Mari membangun masjid darurat untuk para pengungsi banjir bandang Luwu Utara. Harapannya, Masjid darurat ini akan terus mengalirkan manfaat dan kebahagiaan, pun keberkahan untuk mereka dan juga #OrangBaik yang ikut membantu. Aamiin.

Sosial Media Terkait Program

Sosial media terkait program

Logo Baitul Maal Hidayatullah

Baitul Maal Hidayatullah