Berbagi Kebaikan by Baitul Maal Hidayatullah - Bangun Sumur Air Pertama di Gunungbekel

Hampir 25 tahun di desa gunungbekel belum ada sumber air bersih yang memadai untuk digunakan warga.

Bangun Sumur Air Pertama di Gunungbekel

Lokasi Donasi Jawa Timur
Jawa Timur

Sampai dengan 18 October 2021


0%
25 hari lagi

Bantu sebarkan program ini melalui sosial media

Hampir 25 tahun di desa gunungbekel belum ada sumber air bersih yang memadai untuk digunakan warga.

25 Tahun belum ada fasilitas air bersih. Warga rela patungan beli air, bahkan ada seorang janda yang rela menjual ayam hasil ternak demi dapatkan air bersih.

"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya" (HR Muslim).

Mari bangun sumur yang menjadi sumber kehidupan untuk ratusan warga di Desa Gunungbekel, Kab. Probolinggo.

Tahukah kamu bahwa masih ada daerah di Probolinggo yang mengalami krisis air bersih? Jawabannya masih ada.

Namun demikian masih banyak daerah di Jawa Timur terutama di pelosok desa yang mengalami krisis air bersih. Seperti yang dialami oleh warga di Desa Gunungbekel, Kec. Tegalsiwalan, Kab. Probolinggo. Kondisi ekonomi warganya yang masih rendah dengan mayoritas sebagai buruh dan petani menjadi alasan mengapa mereka belum bisa memiliki sumur bor.

Desa ini menjadi salah satu dari banyaknya daerah di Probolinggo yang mengalami krisis air bersih setiap tahun. Hal ini disebabkan karena air tidak keluar dari sumbernya akibat kering dimusim kemarau, sehingga membuat warga hanya mengandalkan air hujan di tandon-tandon bekas drum minyak dan aspal.

Tak jarang juga warga harus merogoh kocek untuk mendapatkan air bersih dengan beli secara swadaya/patungan. Warga harus mengeluarkan 450 rb per tangki ukuran 6000 liter untuk dibagi ke beberapa warga. ini hanya bisa digunakan 2-3 saja mas, kata sholih kepada BMH.

Kondisi kekeringan yang terjadi di Gunungbekel bukan hanya dirasakan saat kemarau, bahkan ketika musim hujan pun air yang keluar dari sumber air sangat terbatas.

"Bahkan ada warga yang harus menjual ternaknya seperti Ibu Marto usia 60 tahun seorang janda memiliki 1 anak , demi memenuhi kebutuhan air bersih pernah jual ayam ternaknya."

Padahal rata-rata penduduk lokal hanya bekerja sebagai buruh dan petani yang pendapatan sehari-harinya bahkan belum bisa mencukupi untuk makan harian, tetapi mereka rela mengeluarkan uang lebih demi mendapatkan air bersih.

Saat Relawan BMH melakukan distribusi air ke wilayah Gunungbekel dan sekitarnya, ternyata keterbatasan mendapatkan sumber air bersih yang layak sudah dirasakan masyarakat sejak dulu, desa ini telah berpuluh-puluh tahun tanpa mendapatkan akses air bersih yang maksimal. Hampir 25 tahun didesa ini belum ada sumber air bersih yang memadai untuk digunakan warga.

Dapat dibayangkan, jika suatu hari nanti, terbangun sumur bor yang mendatangkan banyak manfaat. Setiap hari sumurnya akan dipakai oleh ratusan warga, untuk mencuci, mandi, bahkan berwudhu. Manfaatnya tak pernah putus sehari pun.

Terbayang berapa besar pahala yang didapat oleh mereka yang telah membantu pembangunan sumur? Subhanallah.. memang betul yang dikatakan Rasulullah SAW :

Saad bin Ubadah ra. bertanya kepada Rasulullah Saw, "Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab," Memberi air (sedekah air)." (Shahih Abu Daud).

***

Dukungan kalian dapat disalurkan melalui

1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
3. Pilih metode pembayaran
4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu

Bantu sebarkan program ini dengan menjadi Fundraiser (penyebar amal baik)

atau Anda bisa membantu menyebarkan kebaikan

Sosial media terkait program