





Dua minggu setelah gencatan senjata diumumkan, warga Palestina kembali ke rumah mereka yang kini hanya tersisa puing-puing. Harapan untuk hidup normal sirna ketika Israel masih terus menyerang Tepi Barat, tepatnya di Desa Tubas. Serangan itu mengakibatkan 10 warga Palestina kehilangan nyawa.

Gencatan senjata bukanlah akhir penderitaan. Ribuan keluarga masih terjebak dalam kondisi mengerikan tanpa makanan, air bersih, atau tempat berteduh yang layak. Sejak serangan 7 Oktober 2023, Gaza berubah menjadi reruntuhan. Data satelit PBB (UNOSAT) mencatat lebih dari 170.000 bangunan hancur—setara dengan 69% dari total bangunan di Jalur Gaza. Hal itu mengakibatkan sebanyak 1,8 juta orang kehilangan rumah dan hidup di penampungan darurat. Mereka tak tahu kapan bisa kembali merasakan keamanan di tanah mereka sendiri.

Kelangkaan Air, Makanan, dan Infrastruktur yang Hancur
Menurut kantor kemanusiaan PBB, kurang dari 1/4 persediaan air yang tersedia sebelum perang masih dapat diakses. Sementara itu, 68% jaringan jalan rusak, hal tersebut menyulitkan distribusi bantuan. PBB menyatakan pembersihan 50 juta ton puing akibat pengeboman diperkirakan memakan waktu 21 tahun dengan biaya Rp163,2 triliun. Bayangkan hidup tanpa akses air bersih, tanpa tempat berteduh yang layak, dan tanpa kepastian untuk hari esok.

Selain kerusakan infrastruktur, krisis pangan juga semakin memburuk. Lebih dari 50% lahan pertanian di Gaza hancur, hal itu memperparah kelangkaan bahan makanan. PBB juga mencatat bahwa 95% populasi sapi di Gaza telah mati, sementara hampir separuh domba turut musnah. Rakyat Gaza menghadapi kelaparan yang mengancam jiwa. Anak-anak menangis kelaparan, ibu-ibu berjuang mencari sesuap makanan, dan rumah sakit kehabisan pasokan medis untuk menyelamatkan nyawa.
Harapan Mereka Ada di Tangan Kita
Di tengah kondisi memilukan ini, kita bisa membantu. Mereka membutuhkan makanan, obat-obatan, dan perawatan medis agar tetap bertahan. Setiap detik yang berlalu, nyawa bisa terselamatkan dengan uluran tangan kita. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian dalam kegelapan tanpa harapan.

Mari bersama wujudkan harapan bagi mereka. Setiap rupiah yang didonasikan bisa menjadi makanan bagi yang kelaparan, obat bagi yang terluka, dan secercah harapan bagi mereka yang kehilangan segalanya. Jangan tunda kebaikan, karena bantuanmu adalah penyelamat bagi mereka yang membutuhkan.
Bantu Gaza Sekarang!
Laznas BMH (Baitul Maal Hidayatullah) terus berupaya menyalurkan bantuan untuk saudara saudara kita di Palestina.



Sahabat Kebaikan, mari berikan bantuan terbaika kita untuk saudara-saudara kita di Gaza dengan cara :
1. Klik tombol DONASI SEKARANG
2. Isi/pilih nominal terbaik yang ingin diberikan
3. Pilih metode pembayaran
4. Isi nama dan nomor telepon (WhatsApp)
5. Klik donasi dan selesaikan pembayaran Anda (lihat instruksi pembayaran)’
6. Dapat laporan via WhatsApp
Tidak hanya berdonasi, sahabat juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.